News

Kurasi Musik Vol. 1 Sukses Digelar di Semarang, Tiga Lineup Lokal Unjuk Gigi dan Curi Perhatian Kurator

Avatar photo
173
×

Kurasi Musik Vol. 1 Sukses Digelar di Semarang, Tiga Lineup Lokal Unjuk Gigi dan Curi Perhatian Kurator

Sebarkan artikel ini

MUSIX.BIZ.ID – Semarang kembali membuktikan diri sebagai kota dengan geliat musik independen yang terus berkembang. Hal itu terlihat dalam gelaran Kurasi Musik Vol. 1 yang resmi digelar pada 12 April 2026 di Burjo Edenia, Jalan Abdurrahman Saleh, Semarang Barat. Acara perdana ini menjadi ruang apresiasi sekaligus panggung segar bagi musisi lokal untuk menunjukkan karya terbaik mereka di hadapan publik dan para kurator musik.

Perwakilan Kurasi Musik Indonesia, James, mengungkapkan rasa bangganya karena Semarang dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan event ini.

“Suatu kehormatan buat kami Semarang menjadi tuan rumah penyelenggaraan event Kurasi Musik. Kami berharap ini jadi event reguler tiap bulan dan bisa menjadi rumah buat musisi-musisi Semarang dan sekitarnya,” ujarnya.

Acara dimulai pukul 19.00 WIB dengan menghadirkan tiga penampil asal Semarang, yakni Mellodika, Konspirator, dan Gelombang Kota.

Sebagai pembuka, duo drum & bass Mellodika langsung menghentak panggung dengan energi eksplosif. Permainan mereka yang keras, rapi, dan unik sukses membakar semangat penonton sejak lagu pertama. Atmosfer venue pun seketika hidup berkat aksi penuh tenaga dari duo ini.

Memasuki sesi kedua, giliran band grunge Konspirator mengambil alih panggung. Tampil membawakan tiga lagu, mereka menyajikan aransemen matang dengan komposisi kuat serta rhythm section yang solid. Penampilan Konspirator sukses menyita perhatian penonton maupun para kurator yang hadir malam itu, di antaranya Ully Dalimunthe, Safir Bian Gindas dari Kurasi Musik Indonesia, serta Emtee Blackmore dari Kurasi Musik Wonosobo.

Sebagai penutup, Gelombang Kota hadir dengan nuansa pop elektronik yang segar. Membawakan tiga lagu bertema patah hati, band ini justru tampil tanpa kesan sendu. Pendekatan musik mereka yang unik membuat para kurator menemukan warna baru dari genre pop modern.

Salah satu komentar menarik datang dari tim kurator:

“Band ini bisa memanfaatkan patah hati jadi sebuah teknologi tepat guna.”

Kurasi Musik Vol. 1 bukan hanya menjadi panggung hiburan, tetapi juga bukti bahwa Semarang memiliki banyak talenta potensial yang siap berkembang lebih jauh. Antusiasme penonton dan kualitas penampil di edisi perdana ini menjadi sinyal positif bahwa event tersebut layak menjadi agenda rutin.

Sampai jumpa di Kurasi Musik Semarang Vol. 2!

Suka artikel ini?
Traktir kopi buat penulisnya, yuk.
Traktir Kopi
Dukung kreator · E-Wallet
PILIH NOMINAL
Kirim info/artikel seputar band, wawancara rilisan, acara, reviews single/album atau opini ke alamgerilya@gmail.com