NewsRelease

Great Mercenary Membuka Gerbang Kerajaan Fantasi Lewat The Ethereal Glow of the Fairy Woods

Avatar photo
57
×

Great Mercenary Membuka Gerbang Kerajaan Fantasi Lewat The Ethereal Glow of the Fairy Woods

Sebarkan artikel ini

MUSIX.BIZ.ID — Dunia Dungeon Synth Indonesia kembali menawarkan sebuah perjalanan imajinatif lewat Great Mercenary. Unit yang menjadi bagian dari geliat Indonesian Dungeon Synth ini baru saja merilis full-length album pertamanya, The Ethereal Glow of the Fairy Woods, pada Juli 2026.

Bagi Great Mercenary, musik bukan sekadar rangkaian komposisi instrumental. Sejak terbentuk pada 2022, proyek yang digawangi kreator bernama Pale Horseman ini membangun sebuah dunia sendiri, tempat kisah kerajaan, tentara bayaran, hutan para peri, sihir kuno, hingga peperangan bertemu dalam lantunan synth.

Inspirasi Great Mercenary berangkat kuat dari dunia fantasy dan game RPG. Salah satu pemicunya adalah Mount & Blade, sementara referensi visual dan cerita datang dari film seperti The Lord of the Rings, The Chronicles of Narnia, The Hobbit, Conan the Barbarian, dan DragonHeart. Secara musikal, nama-nama seperti Depressive Silence, Secret Stairways, Fief, Ithildin, dan Quest Master ikut memberi warna pada karakter musiknya.

Great Mercenary menyebut pendekatannya sebagai Dungeon/Comfy/Fantasy Synth. Formula tersebut memungkinkan mereka membangun musik yang terasa seperti soundtrack bagi sebuah petualangan yang belum selesai—megah, atmosferik, sekaligus membawa pendengar ke ruang imajinasi yang penuh misteri.

Perjalanan itu sudah menghasilkan sejumlah demo, EP, split album, single, hingga album. Karya-karya Great Mercenary juga mendapat perhatian dari sejumlah label luar negeri. Fantasy Audio Magazine dari Amerika Serikat merilis First Story of a Young Mercenary & Magical Tree dan Odyssey dalam format kaset. Sementara Relics of the Eternal City merilis The Conquest dalam format CDR, dan So Below Production merilis Storm Over the Dragon Citadel dalam format kaset.

Dari Indonesia, Bloody Rites Records turut merilis split album Great Mercenary bersama Silent Garden, Opus Gardenia & Swordsman Poetry, dalam format kaset.

Memasuki Hutan Para Peri

Kini Great Mercenary membuka babak yang lebih besar melalui The Ethereal Glow of the Fairy Woods. Album ini membawa pendengar memasuki narasi tentang Kerajaan Everdawn, sebuah kerajaan makmur yang dipimpin oleh seorang Raja Bijak yang hidup abadi.

Namun keabadian tersebut menyimpan rahasia. Sang Raja memperoleh hidup abadinya melalui Pohon Keabadian yang berada di hutan Kerajaan Sylvaris. Di tengah kemakmuran Everdawn, masalah justru muncul dari lingkungan istana sendiri. Putra Mahkota yang seharusnya menjadi penerus kerajaan ternyata memiliki sifat lalim dan bertindak semaunya. Statusnya sebagai anak sang raja membuatnya menjadi satu-satunya sosok yang tidak dapat dihukum oleh Sang Raja Bijak.

Situasi itu dimanfaatkan oleh seorang Penyihir Jahat.

Sang penyihir menjalankan konspirasi besar untuk membangkitkan kembali dunia Apostle dan Dewa Kuno yang telah ditinggalkan oleh masyarakat Everdawn: Braghleet, Dewa Penderitaan. Putra Mahkota dijadikan alat dalam rencana tersebut. Di saat yang sama, sang penyihir mengendalikan bangsa Orc di tepian Sungai Ironfang dan membangkitkan kembali para pejuang Everdawn yang telah mati melalui sihir kuno terkutuk di sebuah kastil yang telah lama ditinggalkan.

Target pertamanya jelas: menghancurkan Pohon Keabadian yang di dalamnya tersimpan jantung Sang Raja Bijak.

Ancaman tersebut diketahui Sang Ratu melalui Peramal Kerajaan. Tidak memiliki banyak pilihan, ia kemudian mencari seorang sosok yang dipercaya mampu menghadapi kegelapan yang mulai bergerak—The Twilight Knight.

Dari sinilah petualangan Great Mercenary dimulai.

16 Lagu, Satu Perjalanan

The Ethereal Glow of the Fairy Woods berisi 16 track yang secara keseluruhan mengikuti perjalanan The Twilight Knight ketika memasuki hutan para peri dan menjalankan misi untuk menyelamatkan Kerajaan Everdawn.

Perjalanan tersebut tidak hanya digambarkan melalui musik, tetapi juga melalui cerita pendek yang menjadi bagian dari narasi album. Pendengar diajak mengikuti perjalanan sang ksatria ketika memasuki wilayah Sylvaris, menjelajahi hutan para peri, menerima keberkahan dari Sang Ratu, hingga berhadapan dengan intrik sang Penyihir Jahat beserta pasukan Orc-nya.

Secara musikal, Great Mercenary mengandalkan lapisan-lapisan synth yang luas dan megah untuk menciptakan atmosfer sebuah dunia fantasi. Tidak ada vokal yang menjadi pusat perhatian. Sebaliknya, musik instrumental menjadi medium utama untuk menggambarkan perjalanan, keajaiban, ketegangan, hingga pertempuran.

Pendekatan tersebut membuat album ini terasa seperti sebuah soundtrack untuk kisah RPG yang dimainkan di dalam kepala pendengarnya.

Dibandingkan rilisan sebelumnya, The Ethereal Glow of the Fairy Woods juga memperlihatkan arah baru Great Mercenary. Karakternya terdengar lebih berwarna dan kompleks, dengan eksplorasi layer synth yang semakin luas tanpa meninggalkan identitas Dungeon Synth yang menjadi fondasi proyek ini.

Jika Dungeon Synth kerap dipahami sebagai musik yang menghidupkan atmosfer ruang bawah tanah, reruntuhan, kerajaan tua, dan dunia fantasi, Great Mercenary mengambil konsep tersebut lebih jauh: membangun sebuah cerita yang memiliki karakter, konflik, perjalanan, dan tujuan.

Diskografi Great Mercenary

  1. The Beginning — Demo, 2022
  2. First Story of a Young Mercenary & Magical Tree — EP, 2022
  3. Odyssey — EP, 2022
  4. The Conquest — EP, 2023
  5. Opus Gardenia & Swordsman Poetry — Split Album with Silent Garden, 2023
  6. The Tale of Two Knight — Split Album with Svardans, 2024
  7. The Adventure of Twilight Knight — Demo, 2026
  8. Storm Over the Dragon Citadel — Album, 2026
  9. The Forgotten Kingdom — Single, 2026
  10. The Ethereal Glow of the Fairy Woods — Full-Length Album, 2026

Dengan album penuh pertamanya ini, Great Mercenary tidak sekadar menambah satu judul dalam diskografinya. The Ethereal Glow of the Fairy Woods menjadi pintu masuk menuju dunia yang mereka bangun sendiri—sebuah tempat di mana tentara bayaran, peri, Orc, penyihir, kerajaan kuno, dan kekuatan magis hidup berdampingan dalam musik.

Dan perjalanan The Twilight Knight baru saja dimulai.

The Ethereal Glow of the Fairy Woods dapat didengarkan melalui Bandcamp Great Mercenary.

Suka artikel ini?
Traktir kopi buat penulisnya, yuk.
Traktir Kopi
Dukung kreator · E-Wallet
PILIH NOMINAL
Kirim info/artikel seputar band, wawancara rilisan, acara, reviews single/album atau opini ke alamgerilya@gmail.com