Event

Konser Perdana Josh Holmes di Jakarta, Tiket Ludes dalam 5 Hari

Avatar photo
197
×

Konser Perdana Josh Holmes di Jakarta, Tiket Ludes dalam 5 Hari

Sebarkan artikel ini

MUSIX.BIZ.ID – Musisi pop-punk asal Inggris, Josh Holmes, dipastikan akan menggelar konser perdananya di Indonesia pada 2 Mei 2026 di M Bloc Space, tepatnya di venue COMA, Jakarta Selatan. Menariknya, konser ini langsung mencuri perhatian setelah seluruh 350 tiket yang tersedia terjual habis hanya dalam waktu lima hari—tanpa dukungan label besar, promotor lokal, maupun sistem industri musik konvensional.

Antusiasme penggemar Indonesia bahkan sudah terlihat sejak awal. Lebih dari 900 orang tercatat mendaftar sebelum penjualan tiket resmi dibuka, menunjukkan basis penggemar yang solid dan loyal terhadap musisi independen tersebut.

Menjelang konser, tepat pada 1 Mei 2026, Holmes merilis single terbarunya berjudul “Last First Kiss” di berbagai platform streaming seperti Spotify dan Apple Music. Lagu ini mengusung nuansa pop-punk era awal 2000-an yang terinspirasi dari band seperti Blink-182 dan Simple Plan, dengan tema sederhana namun emosional tentang menemukan belahan jiwa.

Holmes mengungkapkan bahwa lagu tersebut memiliki proses kreatif yang panjang. Ia mulai menulisnya saat berada di Bali tiga tahun lalu, namun sempat mengalami kebuntuan hingga akhirnya menemukan makna lagu tersebut setelah bertemu dengan kekasihnya.

“Saya mulai menulis ‘Last First Kiss’ di Bali tiga tahun lalu dan tidak bisa menyelesaikannya,” ujar Holmes. “Butuh bertemu kekasih saya untuk akhirnya memahami apa yang ingin disampaikan lagu ini. Lalu saya menyaksikan 350 tiket habis terjual dalam lima hari dari seberang dunia. Jakarta sudah terasa seperti rumah.”

Berasal dari Warwickshire, Inggris, Holmes dikenal sebagai musisi independen yang mengandalkan kejujuran lirik dan energi khas pop-punk. Namanya mulai diperhitungkan setelah mendapat sorotan dari BBC Introducing, serta media seperti Music Crowns dan FAME Magazine. Beberapa karya sebelumnya yang telah dirilis antara lain “Say Yes”, “Everything’s Changing”, dan “Hey You”.

Konser di Jakarta ini menjadi bukti kuat bahwa komunitas musik independen di Indonesia memiliki peran besar dalam membangun momentum internasional. Tanpa kampanye besar atau intervensi industri, para penggemar secara kolektif berhasil menghadirkan panggung bagi Holmes.

Fenomena ini menegaskan bahwa jalur alternatif dalam industri musik kini semakin relevan. Dengan koneksi langsung antara musisi dan pendengar, Holmes menunjukkan bahwa karier internasional dapat dibangun dari basis komunitas yang kuat.

Jakarta pun menjadi kota pertama yang “memilih” Holmes—sekaligus menandai awal perjalanan global seorang musisi independen yang tumbuh dari semangat pop-punk dan kedekatan dengan para penggemarnya.