Uncategorized

Dari D’Gank Kembali Menjadi ULLY & D’GANK, Setelah Tujuh Tahun Hiatus

Avatar photo
76
×

Dari D’Gank Kembali Menjadi ULLY & D’GANK, Setelah Tujuh Tahun Hiatus

Sebarkan artikel ini

MUSIX.BIZ.ID – Setelah tujuh tahun vakum, ULLY & D’GANK kembali dengan wajah baru, personel lama di dunia musik, dan cerita yang masih berangkat dari kehidupan sehari-hari. Comeback ini ditandai dengan perilisan ulang “Good Morning”, lagu yang pertama kali muncul dalam album perdana D’Gank pada 2009.

Ada band yang kembali karena nostalgia. Ada pula yang kembali karena merasa masih punya cerita untuk disampaikan. ULLY & D’GANK memilih alasan yang kedua.

Project musik yang pertama kali dibentuk oleh Ully Dalimunthe pada Februari 2009 ini kembali pada 2026 dengan nama yang sebenarnya menjadi identitas awal mereka: ULLY & D’GANK.

Bagi yang mengikuti perjalanan musik Indonesia, nama Ully Dalimunthe bukan nama baru. Ia dikenal sebagai produser yang pernah terlibat dalam produksi karya sejumlah musisi dan band, seperti Naff, Seventeen, Putih, Dewi Sandra, Ari Lasso, Bunglon, dan sejumlah nama lainnya.

Pada awal pembentukannya, Ully mengajak Irang, yang dikenal lewat BIP dan New Boomerang, serta Doni, mantan personel Seventeen, untuk membangun sebuah band project bernama Ully & Dgank. Dalam perjalanannya, nama tersebut kemudian berubah menjadi D’Gank.

D’Gank sempat merilis satu album, tiga single, serta satu soundtrack film, sebelum akhirnya menghentikan aktivitasnya pada 2019.

Tujuh tahun kemudian, project tersebut kembali bergerak.
Bukan sekadar menghidupkan nama lama, ULLY & D’GANK hadir dengan formasi baru, pendekatan musik yang lebih matang, dan sound yang disesuaikan dengan telinga pendengar masa kini—tanpa meninggalkan karakter natural yang menjadi bagian dari musik mereka.

Wajah Baru, Tapi Bukan Orang Baru
Formasi ULLY & D’GANK 2026 diisi oleh musisi dengan pengalaman panjang di berbagai proyek musik.

Echa Hamid dipercaya sebagai vokalis. Meski menjadi personel termuda, pengalaman Echa sudah cukup panjang. Ia pernah menjadi backing vocal The Panturas dan Peraukertas, serta aktif sebagai vocal director untuk sejumlah musisi independen.

Di posisi bass ada Edmond Kemur, bassist Debrur yang juga aktif sebagai music producer dan pernah mengerjakan produksi untuk Intan Nuraini, Bivo, Lyla, Putih, dan sejumlah musisi lainnya.

Sementara Benny Mihing mengisi gitar. Mantan gitaris Winner ini juga dikenal melalui kontribusinya pada berbagai produksi musik, termasuk untuk Debrur, Bivo, dan Lobow.

Formasi terbaru ULLY & D’GANK juga mendapat tambahan tenaga dari Jimmy, gitaris terbaru asal Pekanbaru, Riau. Kehadiran Jimmy menjadi bagian dari warna baru yang dibawa ULLY & D’GANK dalam perjalanan mereka di 2026.

Di balik drum sekaligus menjadi composer dan music producer adalah Ully Dalimunthe. Ia menjadi sosok yang menggerakkan kembali project ini sekaligus menangani arah musikal ULLY & D’GANK.

Dengan formasi tersebut, ULLY & D’GANK tidak mencoba mengulang masa lalu secara mentah. Mereka membawa pengalaman masing-masing ke dalam sebuah format baru.

“Good Morning”: Lagu Lama dengan Napas Baru
Comeback ULLY & D’GANK ditandai dengan single “Good Morning”, sebuah remake dari lagu yang pernah masuk dalam album pertama D’Gank, Keliling Dunia, pada 2009.

Hampir dua dekade setelah versi pertamanya dirilis, “Good Morning” kembali direkam dengan energi yang berbeda.

Versi 2026 terasa lebih bertenaga dengan permainan gitar yang lebih dominan. Namun, produksi musiknya tetap mempertahankan pendekatan yang natural tanpa berusaha memberi “make-up” suara secara berlebihan.

Country blues, rock & roll, dan pop alternatif bertemu dalam aransemen yang ringan. Warna vokal Echa juga memberikan karakter baru pada lagu tersebut, membuat “Good Morning” terdengar lebih segar tanpa kehilangan akar dari versi sebelumnya.

Menariknya, cerita dalam lagu ini justru sangat sederhana dan dekat dengan kehidupan banyak orang.

“Good Morning” bercerita tentang pasangan suami istri yang jarang bertemu karena tuntutan pekerjaan. Sang istri bekerja dengan jam kantor dan berangkat pada pagi hari, sementara sang suami bekerja sebagai musisi dan justru baru pulang ketika pagi tiba.

Dua orang yang sama-sama sibuk, tetapi tetap menjalani semuanya demi satu hal: kehidupan bersama.

Kalimat “Ini untuk kita berdua” menjadi semacam titik optimisme dalam cerita tersebut.

Menurut Ully, cerita itu memang berasal dari pengalaman hidupnya sendiri. Namun, ia melihat kisah tersebut tidak hanya mewakili kehidupan musisi.

“Jujur ini cerita pengalaman hidup gw. Tapi bisa juga mewakili suami-suami yang kerja malam. Gak cuma musisi, bisa security, orang film, ojol, dll.”

Di situlah “Good Morning” menemukan relevansinya. Bukan tentang profesi tertentu, melainkan tentang orang-orang yang harus menjalani ritme hidup berbeda dengan pasangannya, tetapi tetap berusaha mempertahankan hubungan dan tujuan bersama.

Menjadi Pembuka untuk Perjalanan Baru
“Good Morning” bukan sekadar single comeback. Lagu ini direncanakan menjadi pembuka menuju sebuah EP berisi enam lagu.

Materinya akan terdiri dari empat lagu baru dan dua lagu lama yang kembali di-remake.

Artinya, kembalinya ULLY & D’GANK tidak berhenti pada satu lagu. Ada perjalanan baru yang sedang disiapkan, dengan satu kaki tetap berpijak pada sejarah D’Gank dan kaki lainnya melangkah ke arah musikalitas yang lebih kekinian.

Proses rekaman dilakukan di dua studio. Pengambilan drum dan vokal berlangsung di LB/4 Studio, Cibubur, sementara pengambilan bass, gitar, mixing, dan mastering dikerjakan di Studio Edmond Kemur.

Untuk produksi, Ully Dalimunthe bertindak sebagai executive producer sekaligus music producer. Safir Biangindas dan Edmond Kemur terlibat sebagai co-producer, dengan Edmond juga menangani mixing, mastering, dan editing.

Sementara itu, seluruh bagian drum dan komposisi dikerjakan Ully, gitar oleh Benny Mihing, vokal oleh Echa Hamid, dan bass oleh Edmond Kemur.

Bukan Sekadar Comeback
Tujuh tahun hiatus ternyata tidak membuat cerita ini selesai.

D’Gank yang dulu lahir pada 2009 kini kembali menggunakan nama awalnya: ULLY & D’GANK. Personelnya memang berbeda, tetapi orang-orang di dalamnya datang dengan pengalaman yang tidak sedikit.

“Good Morning” menjadi langkah pertama untuk memperkenalkan kembali wajah baru tersebut.

Menariknya, lagu ini tidak memilih tema besar atau cerita yang rumit. Ia justru mengambil sesuatu yang sangat sederhana: pagi, pekerjaan, pasangan, rasa lelah, dan alasan mengapa seseorang tetap menjalani semuanya.

Mungkin memang itu yang ingin dibawa ULLY & D’GANK kali ini.

Tidak perlu kembali menjadi band yang dulu. Cukup menjadi band yang masih punya sesuatu untuk dikatakan hari ini.

Single “Good Morning” dari ULLY & D’GANK saat ini sudah tersedia di berbagai platform musik digital.

ULLY & D’GANK
Label: U Music Indonesia

Credit:
Executive Producer: Ully Dalimunthe for U Music Indonesia
Music Producer: Ully Dalimunthe
Co Producer: Safir Biangindas & Edmond Kemur
Vocal Director: Ully Dalimunthe & Edmond Kemur
Mixing, Mastering, Editing: Edmond Kemur
Video & Artwork: Safir Biangindas for U Pictures
Marketing & Promo: Nazril for U Music Indonesia
All Drums & Composer: Ully Dalimunthe
All Guitars: Benny Mihing
All Vocals: Echa Hamid
All Bass: Edmond Kemur
Label: U Music Indonesia

Info & Kontak: 081289333750

Suka artikel ini?
Traktir kopi buat penulisnya, yuk.
Traktir Kopi
Dukung kreator · E-Wallet
PILIH NOMINAL
Kirim info/artikel seputar band, wawancara rilisan, acara, reviews single/album atau opini ke alamgerilya@gmail.com