Uncategorized

Kurasi Musik Wonosobo Vol. 5 Hangatkan Malam Dingin Lewat Aksi 5 Musisi Indie

Avatar photo
24
×

Kurasi Musik Wonosobo Vol. 5 Hangatkan Malam Dingin Lewat Aksi 5 Musisi Indie

Sebarkan artikel ini

WONOSOBO — Dinginnya malam di Wonosobo seolah tak berkutik saat panggung Kurasi Musik Wonosobo Vol. 5 digelar di Lee Coffee pada Minggu malam, 21 Juni. Lima penampil dari berbagai kota menghadirkan warna musik yang berbeda dan membuat suasana tetap hangat hingga penghujung acara.

Acara dibuka oleh Kayana, musisi asal Banjarnegara yang tampil membawakan tiga lagu bernuansa folk blues. Permainan musik yang sederhana namun berkarakter menjadi pembuka yang membawa penonton masuk ke atmosfer intim khas pertunjukan musik independen.

Setelah itu, giliran Bivo, musisi sekaligus komposer asal Jakarta, mengambil alih panggung. Membawakan tiga lagu andalannya, Bivo tampil memukau lewat perpaduan teknik vokal yang matang dan penyampaian emosi yang terasa seimbang. Penampilannya menjadi salah satu momen yang mendapat respons hangat dari penonton.

Energi acara terus berlanjut lewat penampilan Sudden Luck. Band tuan rumah ini hadir dengan warna pop alternatif yang menjadi ciri mereka. Meski tampil dalam format trio karena salah satu personel gitaris masih menjalani pemulihan kesehatan, penampilan mereka tetap solid dan berhasil menjaga intensitas pertunjukan.

Tak hanya menghadirkan konser, Kurasi Musik Wonosobo juga mempertahankan ciri khasnya melalui sesi ritual talk show yang dipandu MC Dayat Madani. Dalam sesi tersebut, seluruh musisi yang tampil berdiskusi bersama lima kurator malam itu, yakni Edmond Kemur, Ully Dalimunthe, Kiki, Sandy Ujung Kuku, dan Safr Biangindas.

Mengangkat tema “Music Preparation”, diskusi berlangsung interaktif dengan membahas proses persiapan bermusik, tantangan di balik panggung, hingga pengalaman para pelaku musik independen dalam membangun karya dan penampilan mereka.

Memasuki paruh akhir acara, Bianglala sebagai salah satu tuan rumah kembali menaikkan tensi pertunjukan. Band ini menghadirkan karakter rock yang unik dan menjadi jembatan menuju penampilan penutup.

Sebagai pamungkas, band asal Ambarawa VinAs sukses menutup malam dengan suguhan musik fusion berlirik Jawa. Alunan groove yang mereka hadirkan berhasil mengajak para penonton ikut bergerak dan menutup Kurasi Musik Wonosobo Vol. 5 dengan suasana meriah.

Kurasi Musik Wonosobo kembali menunjukkan bahwa ruang pertunjukan independen tidak hanya menjadi tempat tampil, tetapi juga ruang bertemu, berdiskusi, dan saling menguatkan ekosistem musik lokal.