MUSIX.BIZ.ID – Kancah musik alternatif Indonesia kembali kedatangan pendatang baru dengan latar belakang yang tidak bisa dipandang sebelah mata. d’AVERY, band alternative/indie rock asal Jakarta, resmi memperkenalkan diri melalui single debut berjudul “Lelaki Tak Bercerita”, sebuah karya yang mengangkat isu kesehatan mental dari sudut pandang pria.
d’AVERY lahir dari semangat tiga musisi sekaligus komposer berpengalaman yang memutuskan kembali berkarya secara langsung di industri musik Indonesia. Sebelum membentuk band ini, para personelnya telah terlibat dalam berbagai proyek bersama sejumlah musisi dan band ternama, seperti Audy, J-Rocks, Kunci Band, Garasi, serta sejumlah nama lainnya.
Nama d’AVERY dipilih sebagai simbol kedewasaan, karakter, dan kebijaksanaan yang lahir dari pengalaman hidup. Filosofi tersebut menjadi fondasi utama dalam setiap karya yang mereka ciptakan.
Bagi ketiga personelnya, d’AVERY bukan sekadar wadah untuk menyalurkan ide, energi, dan kreativitas, tetapi juga media untuk menghadirkan inspirasi melalui musik. Dengan karakter musikal yang kuat, permainan yang dinamis, serta lirik yang jujur dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, mereka ingin menghadirkan karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan makna bagi para pendengarnya.

Tiga Musisi dengan Latar Belakang Kuat
Di posisi gitar terdapat Damien, musisi yang telah aktif sejak awal tahun 2000-an. Ia pernah merilis album studio bersama Pena pada 2010 melalui Aquarius Musikindo dan Giron Music. Pengaruh alternative rock era 1990-an yang kuat membuat permainan gitarnya terdengar solid, emosional, sekaligus menjadi fondasi karakter musik d’AVERY.
Di lini depan berdiri Midas sebagai vokalis sekaligus penulis lagu. Selain dikenal sebagai komposer musik, ia juga merupakan seniman visual, ilustrator, dan desainer kreatif. Darah seni mengalir dari sang ayah, Onan Susilo, keyboardis grup legendaris Gipsy dan Gang Pegangsaan. Karakter vokal khas, dipadukan dengan lirik yang puitis namun mudah dipahami, menjadi salah satu identitas utama d’AVERY.
Sementara itu, posisi drum diisi oleh Phanoz, musisi yang lahir dari keluarga besar seni. Ia merupakan cucu komponis legendaris Saiful Bahri, pencipta berbagai karya musik yang dikenal luas seperti Semalam di Malaya, Tiga Dara, dan Terang Bulan. Permainan drumnya yang penuh tenaga namun tetap emosional menjadi motor penggerak dinamika musik d’AVERY.
Alternative Rock Bernuansa Modern
Secara musikal, d’AVERY memadukan melodi emosional dengan ritme yang enerjik. Referensi utama mereka berasal dari band-band alternative rock dan folk rock era 1990-an, namun dikemas ulang menggunakan pendekatan aransemen serta sound design yang lebih modern.
Setiap lagu yang mereka ciptakan selalu berangkat dari cerita-cerita yang dekat dengan realitas kehidupan. d’AVERY ingin menghadirkan musik yang bukan hanya enak didengar, tetapi juga mampu menyentuh perasaan, memberikan inspirasi, sekaligus meninggalkan dampak positif bagi para pendengarnya.
Ke depannya, band ini juga memiliki visi untuk aktif dalam berbagai kegiatan sosial yang membawa manfaat bagi masyarakat, sekaligus mengajak generasi muda untuk terus berkarya dan tidak mudah menyerah menghadapi berbagai tantangan hidup.

“Lelaki Tak Bercerita”, Suara bagi Mereka yang Memilih Diam
Sebagai langkah awal perjalanan mereka, d’AVERY memperkenalkan single “Lelaki Tak Bercerita”. Lagu ini mengangkat realitas yang sering luput dari perhatian, yakni tentang banyaknya laki-laki yang memilih memendam beban emosional dibandingkan mengungkapkan apa yang sebenarnya mereka rasakan.
Midas (Dimas Pandu) sebagai komposer kembali berkolaborasi dengan Reggie Chasmala selaku Music Director d’AVERY dalam menyusun ulang aransemen dan notasi lagu. Hasilnya adalah sebuah lagu alternative rock yang emosional, dipenuhi permainan gitar yang kuat, dinamika yang intens, serta lirik yang jujur dan reflektif.
“Lelaki Tak Bercerita” diharapkan menjadi sebuah anthem bagi banyak pria yang selama ini merasa harus selalu terlihat kuat, meski sedang menghadapi tekanan mental, kecemasan, maupun luka emosional.
“Lagu ini kami tulis dari kenyataan yang sering kami lihat di sekitar kami. Banyak laki-laki yang terlihat baik-baik saja, tetap bekerja, tetap tersenyum, tetap menjalani rutinitas, padahal sedang berjuang menghadapi tekanan mental yang berat. Mereka memilih diam karena takut dianggap lemah atau menjadi beban bagi orang lain,” ungkap Midas.
Melalui karya debut ini, d’AVERY ingin membuka ruang percakapan mengenai pentingnya kesehatan mental sekaligus mengajak para pendengar untuk tidak takut mengungkapkan apa yang mereka rasakan. Dengan identitas musikal yang kuat serta pesan yang relevan, d’AVERY hadir sebagai warna baru di skena alternative rock Indonesia.
Single: Lelaki Tak Bercerita
Written by: Dimas Pandu & Phanoz
Composed by: Dimas Pandu & Reggie Chasmala





