NewsRelease

Suri Kembali Setelah Enam Tahun Vakum, Rilis Single “Fractal” yang Menggali Siklus Pergulatan Manusia

Avatar photo
104
×

Suri Kembali Setelah Enam Tahun Vakum, Rilis Single “Fractal” yang Menggali Siklus Pergulatan Manusia

Sebarkan artikel ini

MUSIX.BIZ.ID – Setelah enam tahun sejak merilis karya terakhirnya, unit stoner rock asal Jakarta, Suri, akhirnya kembali dengan materi baru. Band yang kini digawangi oleh Rito Alam Sini bersama dua personel baru, Mazaya Ardelle (bass) dan Reza Imaduddin (drum), resmi merilis single terbaru bertajuk “Fractal” pada 24 Juli 2026.

Masih mempertahankan karakter stoner rock yang menjadi identitas mereka sejak awal, “Fractal” hadir sebagai eksplorasi musikal sekaligus refleksi filosofis mengenai eksistensialisme, siklus hidup yang berulang, pergulatan melawan diri sendiri, hingga penerimaan terhadap penderitaan yang tak kunjung usai.

Ditulis dan diproduseri langsung oleh Rito Alam Sini, “Fractal” mengisahkan seseorang yang terjebak dalam pola kehidupan yang monoton sekaligus kacau. Tokoh dalam lagu terus menghadapi masalah yang datang silih berganti, terluka, bangkit, lalu kembali mengulang siklus yang sama tanpa mengetahui kapan semuanya akan berakhir.

“Dalam matematika, fractal adalah pola yang terus berulang dalam bentuk berbeda. Secara metaforis, lagu ini menggambarkan seseorang yang hidup dalam pola yang sama: masalah datang, ia bertarung, terluka, bangkit, lalu mengulanginya lagi tanpa tahu kapan akan berakhir,” ujar Rito.

Melalui lirik yang lugas namun emosional, “Fractal” menyoroti perjuangan manusia yang tidak pernah benar-benar mencapai titik akhir. Alih-alih menawarkan jawaban pasti, lagu ini mengajak pendengar menemukan makna di tengah perjuangan itu sendiri—sebuah gambaran tentang beauty in the struggle yang tersirat sepanjang komposisi.

Nuansa tersebut tercermin dalam penggalan lirik “destinasiku berbisik, semua ini tak berarti” yang menggambarkan krisis makna dan kehampaan eksistensial. Sementara lirik “di setiap malam ku selalu bertempur menghadapi bayangan” merepresentasikan pertarungan melawan trauma, penyesalan, ketakutan, serta berbagai pikiran negatif yang terus menghantui.

Namun, lagu ini juga menawarkan titik balik melalui kalimat “hayati, resapi dan nikmati di tengah api”. Pada bagian tersebut, tokoh dalam lagu tidak lagi berusaha menghindari penderitaan, melainkan memilih menerima kekacauan sebagai bagian dari perjalanan hidup. Keputusasaan perlahan berubah menjadi kekuatan yang ditempa oleh berbagai cobaan.

Lewat “Fractal”, Suri seolah menyampaikan bahwa solusi hidup bukan selalu membuat keadaan menjadi lebih mudah, melainkan membentuk manusia agar semakin kuat dalam menghadapi setiap tantangan.

Selain menjadi penanda kembalinya Suri ke kancah musik independen Indonesia, perilisan “Fractal” juga akan dirayakan melalui festival bertajuk Dust Cult pada 3 September 2026 di MBloc Livehouse, Jakarta Selatan. Festival tersebut mengusung perayaan kultur stoner rock yang memadukan musik, visual, dan atmosfer menjadi pengalaman imersif. Selain penampilan Suri, sejumlah nama lain akan diumumkan sebagai bagian dari jajaran pengisi acara dalam waktu dekat.

“Fractal” telah tersedia di seluruh platform layanan streaming digital mulai 24 Juli 2026.

Kredit Produksi:

  • Musik: Rito Alam Rizal Sini, Krisnadi Bremi
  • Lirik: Rito Alam Rizal Sini
  • Produser: Rito Alam Rizal Sini
  • Recording Engineer: Kusbi Fathony
  • Mixing: Uga Swastadi
  • Mastering: Dimas Pradipta (Sum it! Studio)
  • Artwork: Moch. Nara Pratama

Suka artikel ini?
Traktir kopi buat penulisnya, yuk.
Traktir Kopi
Dukung kreator · E-Wallet
PILIH NOMINAL
Kirim info/artikel seputar band, wawancara rilisan, acara, reviews single/album atau opini ke alamgerilya@gmail.com