NewsRelease

Vionass Perkenalkan Mini Album “I Miss You”, Sajikan Perjalanan Emosional dalam Balutan Rock Alternatif

Avatar photo
22
×

Vionass Perkenalkan Mini Album “I Miss You”, Sajikan Perjalanan Emosional dalam Balutan Rock Alternatif

Sebarkan artikel ini

MUSIX.BIZ.ID – Musisi pendatang baru asal Brebes, Suhar yang dikenal dengan nama panggung Vionass, mulai menunjukkan keseriusannya menapaki industri musik Tanah Air. Berawal dari ketertarikan sederhana sejak duduk di bangku sekolah dasar, kini Vionass melangkah lebih jauh dengan merilis mini album berisi tiga lagu yang merepresentasikan perjalanan emosional sekaligus eksplorasi musikalnya.

Perjalanan bermusik Vionass sebenarnya telah dimulai sejak lama. Namun, momentum penting baru datang pada 2023, ketika ia mulai aktif menulis lagu dan merekamnya secara mandiri di studio rumahan. Ketertarikannya terhadap musik tumbuh secara alami, dari kebiasaan mendengarkan lagu hingga akhirnya terdorong untuk menciptakan karya sendiri.

Dalam bermusik, Vionass mengusung warna rock alternatif yang dipadukan dengan sentuhan blues. Ia mengaku banyak terinspirasi dari musisi dunia seperti The Smashing Pumpkins, Kurt Cobain, Eric Clapton, hingga Thom Yorke. Pengaruh tersebut terasa dalam karakter musiknya yang emosional, atmosferik, dan eksploratif.

Mini album bertajuk “I Miss You” menjadi langkah awal Vionass memperkenalkan diri ke publik. Album ini memuat tiga lagu, yaitu “Ruang Warna”, “Temaram”, dan “I Miss You”. Ketiganya diikat oleh benang merah berupa eksplorasi perasaan manusia, mulai dari kebahagiaan hingga sisi gelap kehidupan.

Lagu “I Miss You” menjadi fokus utama dalam rilisan ini, mengangkat tema kerinduan mendalam yang tidak hanya dimaknai secara personal kepada seseorang, tetapi juga memiliki dimensi spiritual dalam relasi dengan Tuhan. Sementara itu, “Ruang Warna” hadir dengan nuansa lebih cerah dan penuh suka cita, terinspirasi dari suasana tempat rekreasi seperti Saloka Park. Di sisi lain, “Temaram” menggambarkan kondisi harapan yang meredup dan depresi, terinspirasi dari pengalaman penulis lirik yang menghadapi gangguan mental.

Seluruh lagu dalam mini album ini ditulis langsung oleh Vionass, kecuali “Temaram” yang merupakan karya Cadald. Proses produksi dilakukan secara independen, tanpa dukungan label besar, mencerminkan semangat DIY (do-it-yourself) yang masih kental di kalangan musisi independen.

Untuk peluncuran resminya, Vionass mengaku masih terus mencari cara agar karyanya dapat menjangkau lebih banyak pendengar. Meski menghadapi keterbatasan, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk terus berkarya dan berkembang di industri musik yang kompetitif.

“Yang penting terus proses. Saya ingin dikenal dan karya saya bisa didengar banyak orang,” ujar Vionass.

Dengan pendekatan musikal yang jujur dan penuh emosi, Vionass menjadi salah satu nama baru yang patut diperhitungkan di skena musik independen Indonesia.