MUSIX.BIZ.ID | KOTABARU, KALIMANTAN SELATAN — Anjoisna Hery Musta, atau akrab disapa Joy dan Dola, merupakan kreator musik asal Kotabaru, Kalimantan Selatan. Lulusan Sarjana Pendidikan Matematika dari STKIP Paris Barantai ini memilih menekuni dunia produksi musik melalui JOYZ Music dan mendirikan JOMBOA (JOYZ Media Borneo Academy).
Perjalanan Joy bermusik dimulai saat pandemi Covid-19 ketika masih duduk di bangku SMA. Dengan perangkat sederhana, ia mulai belajar membuat musik menggunakan FL Studio Mobile dan pernah mencoba Walk Band.
“Waktu awal mulai itu masih benar-benar belajar dari nol. MIDI-nya terasa susah sekali dioperasikan,” kata Joy.
Dari proses belajar secara mandiri, Joy kemudian mulai mengunggah karya ke kanal YouTube Musik Anjoisna. Kanal tersebut kini ia vakumkan karena fokus mengembangkan JOYZ Music, JOMBOA Official, dan Ko-Fi JOYZ Music Official.
Aktif di Remixer Family Masno Records
Pada 2026, Joy menjadi bagian dari Remixer Family Masno Records, komunitas yang dikelola Masno Swara dengan nama asli Khoiru Nurrohim, seorang kreator musik asal Tanggamus, Lampung.
Di komunitas tersebut, Joy aktif sebagai produser sekaligus membantu para remixer dalam berbagai persoalan teknis produksi musik. Ia berbagi preset DAW, tutorial, serta solusi terkait MIDI dan proses pembuatan musik.
Gaya komunikasinya yang santai membuat Joy dikenal dengan sebutan Produser Dola.
“Kalau di grup memang lebih enak santai. Kalau terlalu serius nanti orang malah takut bertanya,” ujarnya.
Berbagi Ilmu hingga Menjangkau Audiens Internasional
Melalui JOMBOA, Joy ingin membuat konten edukasi musik yang mudah dipahami, terutama bagi kreator yang baru belajar produksi musik.
Ia juga memanfaatkan Ko-Fi JOYZ Music Official untuk menjual produk digital seperti preset sekaligus membuka peluang dukungan dari audiens. Upaya tersebut membuatnya dapat berinteraksi dengan pengguna musik dari berbagai negara, termasuk komunitas pengguna Cockos REAPER.
Bagi Joy, perjalanan dari belajar menggunakan aplikasi sederhana hingga membangun JOYZ Music menjadi proses yang tidak ingin dilupakan.
“Saya juga pernah tidak tahu apa-apa. Jadi kalau sekarang bisa membantu orang lain yang baru belajar, ya saya bantu sebisa mungkin.”
Dari Kotabaru, Joy kini terus mengembangkan musik, konten edukasi, dan komunitasnya. Ia membuktikan bahwa latar belakang pendidikan bukan batasan untuk memilih jalan kreatif dan membangun karya di dunia digital.





