MUSIX.BIZ.ID – Kancah musik independen Indonesia kembali kedatangan rilisan segar dari proyek eksperimental GALMED. Pada 24 April 2026, GALMED resmi melepas single terbaru bertajuk “Interlude in Darkness — Section III”, sebuah karya yang hadir bukan sekadar sebagai lagu, melainkan sebagai bangunan sonik penuh lapisan emosi, tekstur, dan identitas.
Dalam single ini, GALMED meramu unsur tradisional seperti Gondang Batak dan Angklung ke dalam lanskap modern yang agresif melalui sentuhan djent, rap, hingga extreme vocals. Perpaduan tersebut melahirkan karakter musik yang cair, dinamis, dan menolak tunduk pada pakem genre konvensional.
Dari sisi vokal, “Section III” menawarkan perjalanan karakter yang terus berkembang. Lagu dibuka dengan nuansa yang dibawakan Nofall, lalu bergerak ke energi berbeda lewat Khalid Shahab, sebelum mencapai klimaks melalui ledakan vokal ekstrem dari Adin Siregar. Pergantian ini membuat tiap fase lagu terasa seperti babak tersendiri dalam satu narasi besar.

Alih-alih memakai struktur lagu standar, GALMED memilih membangun komposisi lewat transisi yang terus berubah. Pendengar diajak masuk ke suasana tenang dan reflektif, lalu perlahan diseret menuju intensitas mentah yang meledak di bagian akhir. Pendekatan ini menjadikan “Interlude in Darkness — Section III” terasa lebih seperti pengalaman mendengar ketimbang sekadar konsumsi audio biasa.
Secara lirik, single ini memotret kehidupan dari berbagai sudut pandang: mulai dari kesederhanaan, perjuangan, pencarian identitas, hingga usaha menemukan makna di tengah kekacauan realitas.
Melalui rilisan ini, GALMED kembali menegaskan posisinya sebagai proyek musik yang berani mendobrak batas. “Interlude in Darkness — Section III” menjadi langkah baru dalam mendefinisikan ulang relasi antara tradisi Nusantara dan musik berat modern—menghasilkan suara yang bukan hanya berbeda, tetapi juga punya keberanian untuk keluar dari pola lama.

Tentang GALMED
GALMED adalah proyek musik yang mengeksplorasi perpaduan elemen tradisional Indonesia dengan pendekatan eksperimental dalam musik berat modern. Fokus utama mereka terletak pada narasi, dinamika, dan pencarian identitas sonik yang unik.





