MUSIX.BIZ.ID – Unit metal Indonesia, DarkSovls, kembali menghadirkan karya terbaru melalui single berjudul Spektrum Kedap Cahaya. Lagu ini menjadi refleksi tajam terhadap kondisi dunia saat ini yang dinilai semakin suram, sekaligus mempertegas identitas musikal DarkSovls yang sejak awal konsisten membawa nuansa sinis dan depresif.
Secara makna, Spektrum Kedap Cahaya menggambarkan dunia yang perlahan bergerak menuju fase proto-apokaliptik. Berbagai konflik yang terus berlangsung di sejumlah wilayah dipandang bukan sekadar peristiwa acak, melainkan pola yang terbentuk oleh kepentingan kekuatan tertentu.
Salah satu sorotan dalam lagu ini adalah isu global seperti konflik Konflik Israel–Palestina yang kian brutal dan meluas. Upaya perdamaian disebut sering terasa paradoksal dan hanya menjadi simbol tanpa makna nyata. Bahkan, keberadaan lembaga perdamaian dunia dipandang sekadar ironi.

“Dunia didesain untuk ke arah yang lebih gelap, mental kita dirusak ke arah yang lebih suram. Lirik lagu ini tetap sinis dan depresif seperti lagu DarkSovls sejak awal,” ujar Daniel. Ia juga menambahkan bahwa secara tematik, lagu ini merupakan kelanjutan dari single sebelumnya, Frustrasi Kolosal.
Dari sisi musikal, Spektrum Kedap Cahaya menandai babak baru bagi DarkSovls dengan bergabungnya Dirk dan Nyoman dari Hellcrust. Keduanya berkontribusi dalam proses kreatif sekaligus mengisi posisi gitar selama rekaman berlangsung. Dirk juga turut menyumbangkan clean vocal yang memberi warna baru dalam komposisi lagu.

Selain itu, DarkSovls turut menggandeng Imamul Khaer dari Esoteric Revelation sebagai musisi tamu yang mengisi elemen synth, memperkaya dimensi atmosferik dalam lagu tersebut.
Single Spektrum Kedap Cahaya kini telah tersedia di berbagai platform digital. Tidak hanya menjadi tambahan katalog karya, rilisan ini juga menandai transformasi DarkSovls menuju formasi baru yang lebih solid. Dengan energi dan komposisi yang semakin matang, DarkSovls menegaskan eksistensinya sebagai salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan di kancah musik metal Indonesia.





