NewsRelease

Tengkorak Jaga Eksistensi Melalui Karya Zionist Downfall

Avatar photo
127
×

Tengkorak Jaga Eksistensi Melalui Karya Zionist Downfall

Sebarkan artikel ini

MUSIX.BIZ.ID – Nyaris tidur nyenyak selama satu dekade, unit grindcore TENGKORAK mulai kembali menunjukkan eksistensinya di kancah musik metal melalui karya bertajuk “Zionist Downfall”.

Selain memperkenalkan single terbaru, band asal Jakarta ini juga sekaligus mengenalkan formasi baru yang beranggotakan Ombat Nasution (growl), Yoyok Radianto (gitar 1), Ronie Yuska (dram), Donnirimata (gitar 2), dan Danang Budhiarto (bass).

Dua nama terakhir bukanlah sosok baru dalam band TENGKORAK, melainkan sosok yang turut berkontribusi dalam mengisi dua album pertama yakni Konsentrasi Massa (1999) dan Darurat Sipil (2002).

Meski klip “Zionist Downfall” lebih dulu beredar di kanal YouTube, Zim Zum Entertainment
tetap bersenang hati merilis single ini dalam format fisik berupa CD dan kaset pada perhelatan Record Store Day 2026.

Tanpa harus menebak isu yang diangkat, tema yang diusung dalam lagu sudah jelas merefleksikan kemungkaran atas invasi zionis ke Palestina yang kian membabi buta. Selain itu, masifnya pemberitaan di media juga turut menjadi trigger.

“Kita memang tidak bisa menyerang mereka (zionis Israel) secara militer,” terang Ombat
selaku penulis lirik. “Tapi setidaknya kita bisa menyuarakan aspirasi kita lewat karya.”

Seolah fenomena tersebut menjadi kegelisahan yang terakumulatif. “Bahkan, spoken word di lagu itu sebenarnya lebih dulu ada ketimbang lirik dan lagunya sendiri,” tambahnya.

Sedikit informasi, mengangkat isu tentang Palestina bukanlah hal yang baru bagi TENGKORAK, band yang aktif sejak tahun 1993 ini pernah mengangkat tema yang senada.

Terutama sejak album Agenda Suram (2007) hanya saja saat itu isu yang diangkat masih sensitif cenderung provokatif yang berdampak pada diskredit pada band.

Uniknya, salah satu lagu mereka yang berjudul “Jihad Soldier” terarsip dalam kompilasi Global Metal bersama band-band kaliber Internasional, seperti Sepultura,
Lamb of God, X-Japan, Mastodon, In Flames, Gojira, dan band-band metal belahan dunia lainnya.

Lebih dari itu, album tersebut dirilis & didistribusikan via major label Universal Music Kanada.

Ilustrasi sampul album “World Downfall” oleh Terrorizer, merupakan inspirasi yang mereka usung dan dikemas secara parodi sehingga berhasil mencipakan kesan yang menarik sekaligus menggelitik dalam single ini, dimana TENGKORAK menghadirkan geraman gadis belia bernama Sofia, yang tidak lain tidak bukan adalah putri bungsu Ombat sendiri.

“Jadi, waktu take vokal di kamar, Sofia tiba-tiba masuk,” kenang Ombat.
“Yah, namanya anak kecil, trus dia teriak Zionist Downfall di salah satu part lagu.” Imbuhnya
Dirasa ekspresinya pas menurut Ombat, akhirnya vokal Sofia ikut bungkus terekam.

Mengingat anggota keluarga dari band yang ikut terlibat pada proses rekaman, ditambah lagi band yang kian konsisten menjaga eksistensinya selama 33 tahun, seolah penanda bahwa para personil tidaklah muda lagi.

Namun, mereka tetap istiqomah menggerinda melalui karya-karyanya. Amunisi selanjutnya sudah “dipersiapkan” (baca: direkam). Dan tinggal menunggu waktu kapan serangan-serangan berikutnya diluncurkan. Gelinding on…!!!