NewsRelease

Hiqie Rilis Lagu Satir “Dajjal Hypebeast”, Kritik Tajam Fenomena Korupsi Global

Avatar photo
73
×

Hiqie Rilis Lagu Satir “Dajjal Hypebeast”, Kritik Tajam Fenomena Korupsi Global

Sebarkan artikel ini

MUSIX.BIZ.ID — Musisi independen Hiqie resmi merilis karya terbarunya berjudul “Dajjal Hypebeast” pada Selasa (17/3/2026). Lagu ini kini sudah tersedia di seluruh platform musik digital serta YouTube Music, dan langsung mencuri perhatian berkat pesan kritik sosial yang kuat.

“Dajjal Hypebeast” hadir sebagai lagu satir yang menyuarakan keresahan terhadap praktik korupsi, keserakahan, serta penyalahgunaan kekuasaan dalam sistem politik. Melalui sudut pandang karakter fiktif yang digambarkan sebagai sosok jahat dan tak bermoral, Hiqie menyampaikan pesan tentang bagaimana uang kerap menjadi tujuan utama, mengalahkan kepentingan kesejahteraan masyarakat.

Dalam liriknya, istilah seperti “setan berbentuk manusia” digunakan sebagai simbol pemimpin yang kehilangan hati nurani demi mengejar kekuasaan dan kekayaan pribadi. Karya ini juga menggambarkan kondisi dunia yang semakin kacau akibat eksploitasi dan manipulasi oleh figur-figur otoritas.

Hiqie, yang memiliki nama lengkap Achmad Rochiqi Machtum, mengungkapkan bahwa lagu ini lahir dari kegelisahan pribadinya melihat realitas yang terjadi saat ini.

“Untuk awal mula terciptanya lagu ini yakni keresahan saya yang sudah tidak kuat melihat kelakuan bobrok para politikus, pejabat, serta aparatur negara. Saya yakin ini bukan hanya terjadi di satu negara, tapi bisa dibilang masalah global,” ungkap Hiqie.

Ia juga menyebutkan bahwa lagu ini merupakan luapan emosi yang ia kemas dalam bentuk musik.

“Ini adalah muntahan emosi yang saya tuangkan melalui musik,” tambahnya.

Dari sisi produksi, Hiqie menggarap sendiri seluruh proses kreatif lagu ini, mulai dari penulisan hingga produksi. Proses pengerjaan dimulai sejak akhir Januari 2026, berawal dari ide sederhana yang terinspirasi dari bunyi “ning nang ning nong”, yang kemudian berkembang menjadi aransemen musik utuh.

Penulisan lirik menjadi tahap yang paling memakan waktu, karena ia menyusun diksi dan bait secara bertahap hingga rampung pada pertengahan Maret. Sementara itu, proses rekaman vokal hanya memakan waktu satu hari, begitu juga dengan tahap editing yang dilakukan secara mandiri di studio rumahan.

Adapun kredit lagu ini adalah:

  • Writer: Hiqie (Achmad Rochiqi Machtum)
  • Producer: Hiqie (Achmad Rochiqi Machtum)

Dengan nuansa gelap dan kritik yang tajam, “Dajjal Hypebeast” menjadi refleksi atas degradasi etika dalam kepemimpinan, meski dikemas dalam narasi fiksi yang terasa relevan dengan kondisi nyata saat ini.

Bagi yang ingin mengetahui lebih lanjut atau berkolaborasi, Hiqie dapat dihubungi melalui: