ReleaseUncategorized

Ari Zaldyan Rilis “Saat Merah Biru”, Lagu Cinta tentang Badai dan Damai

Avatar photo
285
×

Ari Zaldyan Rilis “Saat Merah Biru”, Lagu Cinta tentang Badai dan Damai

Sebarkan artikel ini

MUSIX.BIZ.ID — Setelah lebih dari dua dekade menjalani perjalanan di industri musik Indonesia, Ari Zaldyan kembali menghadirkan karya solo terbaru. Penyanyi yang memulai kariernya dari panggung kafe tersebut merilis single berjudul “Saat Merah Biru” melalui U Music Indonesia.

Single ini membawa cerita tentang kehidupan bersama pasangan yang tidak selalu berjalan dalam suasana bahagia. Ada masa penuh masalah, ada pula masa ketika hubungan terasa tenang dan aman. Kontras tersebut menjadi gagasan utama yang diangkat Ari dalam “Saat Merah Biru”.

“Lagu ini bercerita tentang kehidupan dengan pasangan. Ada saat merah, ada saat biru. Ada badai, ada aman. Ya, itulah kehidupan,” ujar Ari.

Alih-alih menggambarkan cinta secara ideal, “Saat Merah Biru” mencoba melihat hubungan dari sisi yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Cinta bukan hanya tentang masa-masa indah, tetapi juga tentang bagaimana dua orang melewati situasi sulit bersama.

Dari Panggung Kafe hingga Industri Rekaman

Ari Zaldyan lahir di Jakarta pada 18 Oktober 1982. Ia mulai menekuni dunia tarik suara sejak 2000 sebagai penyanyi kafe.

Dari satu panggung ke panggung lainnya, Ari membangun pengalaman sekaligus mengasah karakter vokalnya. Perjalanan tersebut kemudian membawanya terlibat dalam sejumlah proyek dan grup musik.

Pada 2007, Ari bergabung dengan Hanoman Band dan ikut menghasilkan satu album penuh.

Dua tahun kemudian, ia menjadi bagian dari STINKY pada periode 2009–2012. Bersama grup tersebut, Ari terlibat dalam produksi dua single dan album 9. Salah satu lagu yang dikenal dari periode tersebut adalah “Aku Hanya Manusia”.

Perjalanan Ari kemudian berlanjut ke jalur solo. Pada 2014, ia merilis mini album “The Otherside of Ari”.

Karier solonya kembali berlanjut pada 2019 melalui single “Tak Lebih Dari Masalah”. Sementara pada 2024, Ari ikut dalam proyek KAGUM yang merilis single “Mengagumimu”.

Kini, Ari kembali menempatkan namanya sebagai penyanyi solo lewat “Saat Merah Biru”.

Ully Dalimunthe di Balik “Saat Merah Biru”

Salah satu hal penting dalam single terbaru ini adalah keterlibatan Ully Dalimunthe sebagai pencipta sekaligus produser.

Ully dikenal sebagai musisi dan produser yang telah terlibat dalam berbagai produksi musik di Indonesia. Dalam “Saat Merah Biru”, ia menangani produksi lagu bersama sejumlah musisi lain.

Aransemen musik melibatkan Safir Biangindas pada drum, Benny Mihing pada gitar, serta Edmond Kemur pada bass. Edmond Kemur juga menangani proses mixing dan mastering.

Komposisi musik tersebut menjadi ruang bagi Ari untuk menyampaikan tema lagu dengan vokal yang menekankan sisi emosional dari cerita tentang perjalanan sebuah hubungan.

Dengan tema yang berbicara tentang fase terang dan gelap dalam kehidupan bersama pasangan, “Saat Merah Biru” mencoba menawarkan lagu cinta yang tidak hanya berbicara tentang kebahagiaan.

“Saat Merah Biru” Sudah Tersedia di Platform Digital

Single “Saat Merah Biru” – Ari Zaldyan kini sudah dapat didengarkan melalui berbagai platform streaming musik digital, termasuk Spotify, Apple Music, YouTube Music, Joox, Resso, serta platform digital lainnya.

Untuk produksi, single ini melibatkan tim U Music Indonesia dengan sejumlah nama di balik layar.

Credit title “Saat Merah Biru”:

  • Executive Producer: Ully Dalimunthe for U Music Indonesia
  • Producer: Ully Dalimunthe
  • Co-Producer: Edmond Kemur, Safir Biangindas for U Music Indonesia
  • Song by: Ully Dalimunthe
  • Drums: Safir Biangindas
  • Guitar: Benny Mihing
  • Bass: Edmond Kemur
  • Mixing & Mastering: Edmond Kemur
  • Music Video: Safir Biangindas for U Pictures Indonesia
  • Artwork: Safir Biangindas
  • Digital Marketing: Nazril for U Music Indonesia
  • Management: U Music Indonesia

Lewat “Saat Merah Biru”, Ari Zaldyan kembali menunjukkan perjalanannya sebagai penyanyi yang terus bergerak di antara panggung, band, proyek solo, hingga rilisan terbaru.

Kali ini, ia membawa sebuah cerita sederhana tentang cinta: ketika hubungan tidak selalu berada dalam keadaan baik, tetapi tetap dijalani bersama, baik saat badai maupun ketika keadaan kembali tenang.

“Saat Merah Biru” kini tersedia di berbagai platform streaming digital.

☕
Suka artikel ini?
Traktir kopi buat penulisnya, yuk.
♥
Traktir Kopi
Dukung kreator · E-Wallet
PILIH NOMINAL
Kirim info/artikel seputar band, wawancara rilisan, acara, reviews single/album atau opini ke alamgerilya@gmail.com